Indeks Integritas Pendidikan Nasional 2026
73,30 Integritas pendidikan nasional berada di tingkat Adaptif.
Perkembangan integritas pendidikan melalui penerapan nilai-nilai integritas lebih stabil, kolaborasi pemangku kepentingan mulai terarah, serta adanya peningkatan tata kelola meskipun masih memerlukan penyempurnaan.
- 1 · Rentan0–62,5
- 2 · Korektif62,51–72,5
- 3 · Adaptif72,51–82,5
- 4 · Kuat82,51–92,5
- 5 · Tangguh92,51–100
Tiga dimensi · 2026
Tata Kelola menjadi dimensi dengan skor terendah.
Indeks nasional disusun dari tiga dimensi. Ketiganya memakai skala 0–100 yang sama; garis tegak menandai skor nasional 73,30.
Tata Kelola
Pengelolaan sektor pendidikan
70,67KorektifVariabel terendah: Independensi Lembaga40,92
Karakter
Karakter peserta didik
74,24AdaptifVariabel terendah: Berani52,87
Ekosistem
Tenaga pendidik, pimpinan, dan orang tua
75,08AdaptifVariabel terendah: Kepemimpinan69,90
Hasil wilayah · 2026
Lihat hasil wilayah Anda.
Indeks 2026 tersedia untuk setiap provinsi, kabupaten/kota, dan domain pendidikan tinggi.
Atau telusuri menurut cakupan
Tindak lanjut
Dari temuan menuju perbaikan.
Hasil survei menjadi dasar rekomendasi peningkatan pendidikan karakter dan budaya antikorupsi. Berikut satu rekomendasi nasional 2026 dari setiap dimensi.
Karakter 1 dari 3 rekomendasi
Mendorong keberanian moral dengan membangun sistem pengaduan yang aman dan mudah diakses oleh peserta didik di seluruh jenjang, disertai jaminan perlindungan bagi pelapor dari risiko dijauhi atau mendapat pembalasan dari lingkungan sebaya. Selain itu, penghargaan atas keberanian untuk bersikap benar juga perlu diberikan, selaras dengan penghargaan atas prestasi akademik agar keberanian moral menjadi nilai yang dihargai.
Ekosistem 1 dari 6 rekomendasi
Pimpinan dan tenaga pendidik perlu menegur secara tegas warga satuan pendidikan yang melanggar tata tertib, sedangkan keluarga peserta didik didorong untuk tidak memaklumi perilaku buruk anak.
Tata Kelola 1 dari 5 rekomendasi
Satuan pendidikan perlu memperkuat independensi pengadaan barang/jasa melalui penetapan kewenangan yang jelas, pemilihan penyedia berdasarkan kriteria objektif, serta pemeriksaan dan dokumentasi setiap keputusan pengadaan untuk mencegah intervensi pihak lain. Sementara itu, instansi pengampu satuan pendidikan dapat melakukan pengawasan terhadap satuan pendidikan.
Rekomendasi dijalankan lewat rencana aksi.
Instansi pengampu pendidikan menindaklanjutinya dengan membuat rencana aksi, lalu melaporkan pelaksanaannya. Lihat instansi mana yang sudah membuat dan melaporkan; angka diperbarui setiap kali ada rencana aksi atau laporan baru.
Pantau rencana aksi instansiTentang survei
Apa itu SPI Pendidikan?
SPI Pendidikan memetakan kondisi integritas peserta didik serta ekosistem pendidikan—mencakup tenaga pendidik, pimpinan, dan tata kelola. Hasilnya menjadi dasar rekomendasi peningkatan pendidikan karakter dan budaya antikorupsi.
Semua pertanyaan dan jawabanApa itu SPI Pendidikan?
SPI Pendidikan memetakan kondisi integritas pendidikan, mencakup karakter peserta didik, ekosistem pendidikan seperti tenaga pendidik dan pimpinan, serta tata kelola sektor pendidikan.
Apa tujuan SPI Pendidikan?
Survei ini memotret kondisi integritas pendidikan, mengevaluasi capaian perbaikannya, dan mendukung terwujudnya sumber daya manusia serta ekosistem pendidikan yang berintegritas.
Siapa yang mengisi survei?
Responden terpilih berasal dari empat kelompok: siswa atau mahasiswa, orang tua siswa, tenaga pendidik atau pengajar, serta pimpinan satuan pendidikan.
Bagaimana survei dilaksanakan?
Survei menggunakan pengisian daring melalui tautan kuesioner (Computer Assisted Web Interviewing atau CAWI) dan wawancara langsung berbantuan perangkat (Computer Assisted Personal Interviewing atau CAPI). Metode menyesuaikan kondisi responden terpilih.
Hasil tahun lain
Indeks 2024 dan 2026 tidak dapat dibandingkan secara langsung karena instrumen survei 2026 telah disempurnakan berdasarkan masukan pakar dan ahli statistik.

